Senin, 08 Februari 2016

Solusi | QSP Training

mengikuti intuisi yang pas untuk keadaan yang pas. Ini juga tidak seratus persen dapat kita jamah. Adakalanya intuisi itu tampil dalam bentuk blitz (cahaya) yang sudah langsung tergambar di otak dari hati, innate feeling (perasaan yang mengarahkan kita), kecondongan keyakinan, terulangnya kejadian yang kebetulan tapi tidak kebetulan, dan lain-lain.

Kapasitas untuk mengambil keputusan berdasarakan tool yang nyata, seperti pengetahauan, reasoning, dan seterusnya. Tuhan pun memberi kita tool yang tidak nyata. Mulai dari intuisi, hidayah, ilham, feeling, insting, mimpi, dan seterusnya. Bedanya pada kualitas kinerja. Supaya kinerjanya bagus, harus dilatih. Supaya latihannya jalan, memang harus ada connectedness dengan metode-metode yang dapat dipahami secara pendekatan logis dan ilmiah, dalam rangka meraih sebuah kecerdasan yang genius.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar