ASC = Altered states of consciousness adalah suatu kesadaran yang
berubah atau yang berbeda dengan kesadaran orang dalam keadaan normal.
Konsep ini sekarang banyak dibicarakan dalam psikologi transpersonal.
Sebenarnya masalah kesadaran yang berbeda dengan kesadaran dengan orang
normal sudah dibicarakan dalam psikologi. Tetapi pada umumnya mereka
hanya menaruh perhatian pada terhadap kesadaran yang “abnormal” saja,
yaitu: kesadaran orang-orang yang mengalami gangguan jiwa.
Sedangkan kesadaran yang “supernormal”, yaitu kesadaran yang umumnya di miliki oleh orang-orang yang memiliki wawasan spiritual atau memiliki tingkat kerohanian yang tinggi, seperti cosmic conciousness (kesadaran jagat raya) atau mystical conciousness (kesadaran mistik) tampaknya belum pernah atau jarang dibicarakan. Bahkan ada sementara tokoh yang justru menganggap kesadaran yang timbul pada orang-orang yang memiliki kerohanian yang tinggi itu sama saja dengan kesadaran orang yang mengalami gangguan. Karena kedua bentuk kesadaran ini memang memiliki ciri-ciri yang sama, meskipun secara esensial keduanya jauh berbeda. Kesadaran ”abnormal” pada umumnya bersifat negatif, sedangkan kesadaran ”supernormal” bersifat positif. Ciri-ciri dari pengalaman ASC antara lain ditandai dengan:
(1) adanya perubahan dalam fungsi kognitif/pikiran;
(2) perubahan dalm suasana hati;
(3) perubahan dalam persepsi atau cara memandang dunia luar;
(4) perubahan dalam persepsi atau kesadaran diri;
(5) perubahan perasaan tentang waktu;
(6) perubahan fungsi panca indera.
Sedangkan kesadaran yang “supernormal”, yaitu kesadaran yang umumnya di miliki oleh orang-orang yang memiliki wawasan spiritual atau memiliki tingkat kerohanian yang tinggi, seperti cosmic conciousness (kesadaran jagat raya) atau mystical conciousness (kesadaran mistik) tampaknya belum pernah atau jarang dibicarakan. Bahkan ada sementara tokoh yang justru menganggap kesadaran yang timbul pada orang-orang yang memiliki kerohanian yang tinggi itu sama saja dengan kesadaran orang yang mengalami gangguan. Karena kedua bentuk kesadaran ini memang memiliki ciri-ciri yang sama, meskipun secara esensial keduanya jauh berbeda. Kesadaran ”abnormal” pada umumnya bersifat negatif, sedangkan kesadaran ”supernormal” bersifat positif. Ciri-ciri dari pengalaman ASC antara lain ditandai dengan:
(1) adanya perubahan dalam fungsi kognitif/pikiran;
(2) perubahan dalm suasana hati;
(3) perubahan dalam persepsi atau cara memandang dunia luar;
(4) perubahan dalam persepsi atau kesadaran diri;
(5) perubahan perasaan tentang waktu;
(6) perubahan fungsi panca indera.
Di dalam Meditasi, pangamatan ASC ini muncul akibat dari Meditasi dan
mantra-mantra suci atau bagi seorang muslim ”Dzikrullah” yang dibaca
saat melakukan teknik program praktek Meditasi, maupun terjadi
sesudahnya. Perubahan kognitif ini terjadi pada waktu meditasi serta
sambil membaca puji-pujian Kepada Tuhan, dan terlihat pada hilangnya
pengaruh pikiran-pikiran yang mengganggu dan digeser hanya ingat kepada
Tuhan, sehingga timbullah konsentrasi dan rasa khusyu’.
Perubahan fungsi panca indera sebagai efek dari meditasi pada umumnya
telah mengarah pada persoalan kegaiban. Misalnya orang dapat melihat
sesuatu yang tidak ada wujud fisiknya, mendengar sesuatu, atau mencium
sesuatu. Selain itu berbagai macam bentuk gejala paranormal juga sering
terjadi. Dalam literatur-literatur Meditasi kejadian seperti ini banyak
ditemui. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa ternyata kejadian-kejadian
seperti itu bukan suatu tujuan bahkan tidak boleh di-inginkan oleh
seorang pelaku Meditasi, karena akan mengganggu keikhlasan mereka dalam
bermeditasi dan ingat kepada Tuhan.
Dari berbagai kasus di atas bahwa ASC yang terjadi dalam dunia meditasi
pada umumnya bersifat positif, jauh dari gejala-gejala abnormalitas.
Sehingga kalau ada orang yang mengatakan bahwa kalau melaksanakan laku
Meditasi bisa membuat orang tidak waras, maka hal tersebut tidak benar.
Selain itu yang perlu dicatat di sini adalah mengenai fungsi ASC yang
positif menurut beberapa literatur-literatur Psikologi Transpersonal,
seperti untuk menyembuhkan, timbulnya pengetahuan dan pemahaman baru
serta mempunyai fungsi sosial, ternyata hal tersebut banyak terjadi di
dalam Meditasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar