Senin, 08 Februari 2016

Kesadaran Lain (Altered States of Conciousness)

ASC = Altered states of consciousness adalah suatu kesadaran yang berubah atau yang berbeda dengan kesadaran orang dalam keadaan normal. Konsep ini sekarang banyak dibicarakan dalam psikologi transpersonal. Sebenarnya masalah kesadaran yang berbeda dengan kesadaran  dengan orang normal sudah dibicarakan  dalam psikologi. Tetapi pada umumnya mereka hanya menaruh perhatian pada terhadap kesadaran yang “abnormal” saja, yaitu: kesadaran orang-orang yang mengalami gangguan jiwa.


Sedangkan kesadaran yang “supernormal”, yaitu kesadaran yang umumnya di miliki oleh orang-orang yang memiliki wawasan spiritual atau memiliki tingkat kerohanian yang tinggi, seperti cosmic conciousness (kesadaran jagat raya) atau mystical conciousness (kesadaran mistik) tampaknya belum pernah atau jarang dibicarakan. Bahkan ada sementara tokoh yang justru menganggap kesadaran yang timbul pada orang-orang yang memiliki kerohanian yang tinggi itu sama saja dengan kesadaran orang yang mengalami gangguan. Karena kedua bentuk kesadaran ini memang memiliki ciri-ciri yang sama, meskipun secara esensial keduanya jauh berbeda. Kesadaran ”abnormal” pada umumnya bersifat negatif, sedangkan kesadaran  ”supernormal” bersifat positif. Ciri-ciri dari pengalaman ASC antara lain ditandai dengan:

(1) adanya perubahan dalam fungsi kognitif/pikiran;
(2) perubahan dalm suasana hati;
(3) perubahan dalam persepsi atau cara memandang dunia luar;
(4) perubahan dalam persepsi atau kesadaran diri;
(5) perubahan perasaan tentang waktu;
(6) perubahan fungsi panca indera.
  
Di dalam Meditasi, pangamatan ASC ini muncul akibat dari Meditasi dan mantra-mantra suci atau bagi seorang muslim ”Dzikrullah” yang dibaca saat melakukan teknik program praktek Meditasi, maupun terjadi sesudahnya. Perubahan kognitif ini terjadi pada waktu meditasi serta sambil membaca puji-pujian Kepada Tuhan, dan terlihat pada hilangnya pengaruh pikiran-pikiran yang mengganggu dan digeser hanya ingat kepada Tuhan, sehingga timbullah konsentrasi dan rasa khusyu’.


Perubahan fungsi panca indera sebagai efek dari meditasi pada umumnya telah mengarah pada persoalan kegaiban. Misalnya orang dapat melihat sesuatu yang tidak ada wujud fisiknya, mendengar sesuatu, atau mencium sesuatu. Selain itu berbagai macam bentuk gejala paranormal juga sering terjadi. Dalam literatur-literatur Meditasi kejadian seperti ini banyak ditemui. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa ternyata kejadian-kejadian seperti itu bukan suatu tujuan bahkan tidak boleh di-inginkan oleh seorang pelaku Meditasi, karena akan mengganggu keikhlasan mereka dalam bermeditasi dan ingat kepada Tuhan.


Dari berbagai kasus di atas bahwa ASC yang terjadi dalam dunia meditasi pada umumnya bersifat positif, jauh dari gejala-gejala abnormalitas. Sehingga kalau ada orang yang mengatakan bahwa kalau melaksanakan laku Meditasi bisa membuat orang tidak waras, maka hal tersebut tidak benar.


Selain itu yang perlu dicatat di sini adalah mengenai fungsi ASC yang positif menurut beberapa literatur-literatur Psikologi Transpersonal, seperti untuk menyembuhkan, timbulnya pengetahuan dan pemahaman baru serta mempunyai fungsi sosial, ternyata hal tersebut banyak terjadi di dalam Meditasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar