Insigt merupakan kesadaran atau pemahaman seseorang tentang suatu hal yang
terjadi secara tiba-tiba. Kesadaran ini dapat berupa pemahaman tentang
sesuatu dalam dirinya sendiri, terhadap problem yang sedang dihadapi
atau yang berkaitan dengan pemahaman intelektual.
Untuk mendapatkan insight yang berupa pemahaman terhadap diri sendiri merupakan salah satu tugas konselor dalam suatu konsultasi psikologi. Tetapi untuk membawa seorang klien yang sedang menghadapi masalah agar memperoleh insight, kadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Ini dikarenakan kebanyakan orang menggunakan mekanisme pertahan diri (defens mechanism). Artinya orang cendrung secara tidak sadar untuk membentengi dirinya sendiri dari bahaya yang mengancam harga dirinya dengan menggunakan berbagai macam cara. Misalnya orang yang telah melakukan perbuatan yang salah, kemudian menggunakan mekanisme pertahanan diri rasionalisasi (membuat berbagai macam alasan yang rasional atau masuk akal supaya terhindar dari perasaan bersalah). Atau ada orang yang menggunakan cara penolakan, artinya orang mengakui bahwa dia telah melakukan perbuatan yang memalukan. Ada juga orang yang cendrung menggunakan cara represi atau menekan keadaan yang memalukan itu kedalam alam ketidak-sadaran. Sementara orang lain mungkin menggunakan cara agresi, marah, bahkan menyerang ketika dirinya merasa terancam.
Untuk mendapatkan insight yang berupa pemahaman terhadap diri sendiri merupakan salah satu tugas konselor dalam suatu konsultasi psikologi. Tetapi untuk membawa seorang klien yang sedang menghadapi masalah agar memperoleh insight, kadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Ini dikarenakan kebanyakan orang menggunakan mekanisme pertahan diri (defens mechanism). Artinya orang cendrung secara tidak sadar untuk membentengi dirinya sendiri dari bahaya yang mengancam harga dirinya dengan menggunakan berbagai macam cara. Misalnya orang yang telah melakukan perbuatan yang salah, kemudian menggunakan mekanisme pertahanan diri rasionalisasi (membuat berbagai macam alasan yang rasional atau masuk akal supaya terhindar dari perasaan bersalah). Atau ada orang yang menggunakan cara penolakan, artinya orang mengakui bahwa dia telah melakukan perbuatan yang memalukan. Ada juga orang yang cendrung menggunakan cara represi atau menekan keadaan yang memalukan itu kedalam alam ketidak-sadaran. Sementara orang lain mungkin menggunakan cara agresi, marah, bahkan menyerang ketika dirinya merasa terancam.
Mekanisme pertahanan diri dalam beberapa hal dibutuhkan untuk menjaga
stabibilitas jiwa seseorang, tapi kalau berlebihan justru akan
menghalangi orang tersebut untuk mencapai kesadaran diri dan memperoleh
insight.
Di dalam Meditasi, timbulnya insight ini tampak ketika seorang
mendapatkan pelajaran awal dalam bermeditasi. Pada saat mereka
bermeditasi orang akan terbuka pintu hatinya, tidak bisa lagi
menggunakan berbagai macam topeng-topeng mekanisme pertahanan diri lagi.
Dia langsung merasa berhadapan dengan dirinya, sehingga apa saja yang
pernah di lakukanya tak bisa di pungkiri lagi. Bahkan apa saja yang
tersimpan dalam hatinya terbongkar semua, dalam bentuk sensasional
selama bermeditasi seperti berteriak sendiri, salah satu organ tubuh
bergerak sendiri, menari, tertawa sendiri bahkan sampai dari mereka
menangis.
Insight yang berhubungan dengan pemecahan masalah dalam bermeditasi
sering terjadi ketika orang sedang melakukan Meditasi. Sebelum
bermeditasi biasanya orang masih memiliki pikiran yang kotor, sehingga
dapat mengganggu untuk berpikir jernih. Ketika bermeditasi,
pikiran-pikiran yang mengganggu itu hilang, lalu timbullah ide yang
baru. Kalau masalah ini didiskusikan dan diperdebatkan maka tak ada
penyelesaianya. Tetapi kalau orang sudah melaksanakan sendiri
bermeditasi, masalah-masalah itu akan dipahaminya sendiri. Ibarat yang
sering digunakan ialah tentang masalah orang yang mendiskusikan
bagaimana manisnya madu. Kalau seorang belum pernah makan soto, dia
tidak bisa memahami bahwa soto itu enak dan gurih. Dia mungkin membantah
bahwa soto itu rasanya pahit. Tetapi kalau sudah makan soto itu sendiri
maka tak perlu ada perdebatan bahwa soto itu rasanya manis atau gurih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar